Wednesday, 11 September 2013

Bisnis Oriflame? Gak Deh, Susah Jalaninnya!

SEMANGAT PAGI!!!
Tulisanku kali ini, mau sharing tentang bisnis Oriflame yang aku jalani. Sebenernya isi tulisan ini lebih ke rangkuman obrolanku dengan temen-temen FB yang menolak gabung dengan Oriflame lewat grup d’BC Network.
Sama aja sih kayak bisnis MLM lainnya, meski aku dikenal sering mrospek offline dan closing, tetep aja kok dapet penolakan. Ada yang bilang males ah ikut Oriflame, susah jalaninnya. Trus ada juga nih alasannya, produk Oriflame mahal banget, gimana bisa jualinnya. Dan beberapa alasan lainnya yang menurutku klasik dan sering kuterima :) .
Pengen tau apa jawabanku dari semua penolakan itu? Ini dia rangkumannya :
* Susah jalanin bisnis Oriflame?
Masak sih susah? Yang buat susah siapa? Gampang banget kok. Yakin aja dulu deh kita BISA SUKSES jalanin bisnis Oriflame, jalankan step by stepnya, hasil akhir biar Alloh yang tentukan. Yang penting kita yakin aja dulu. Sama aja tuh kayak kita mau melamar kerjaan, pasti, berdiri kita ngajukan lamaran kerja dan CV karena kita yakin ini bidang kerjaan yang akan membawa kita SUKSES kan? Makanya kita bersemangat banget tuh ngumpulin syarat-syarat yang diperlukan. Mulai dari file jenjang pendidikan kita, foto berwarna 4X6, file pengalaman kerja dan CV. Untuk yang gak punya jaringan komputer dan internet di rumah, sampe dibelain tuh ke warnet untuk segera mengajukan lamaran pekerjaan yang ada batas waktunya. Bahkan rela pake layanan Foto Polaroid biar hasil cetak fotonya cepet. Dan penyemangat lainnya supaya file nya cepet sampai ke tangan HRD kantor yang membuka lowongan pekerjaan.
Bisnis Oriflame pun gitu. Peluang bisnisnya bagus banget. Bahkan untuk memulainya, gak perlu lho buat surat lamaran kerja dengan banyak syarat dan ketentuan kayak kerja kantoran. Gak diperlukan pula syarat lulusan S1 dengan jurusan yang dibutuhkan. Cukup pake fotokopi KTP aau SIM yang masih berlaku dan uang pendaftaran 40 Ribu. Cukup itu aja, udah pasti ketrima kok sebagai Consultant ( Anggota ) Oriflame. Langkah berikutnya, udah dijelasin lengkap kok di Starter Kit Bussiness Plan maupun di web replika d’BC Network. Pas baca penjelasannya, dibuat enjoy aja kayak kita baca majalah atau buku favorit. Bahkan lebih asyik lagi kalo kita masukkan keyakinan dan impian didalamnya. Karena bisnis Oriflame sudah ada sejak tahun 1967, berdiri di Swedia. Dengan usianya yang udah 45 tahun ini, jadi bukti kalo Oriflame sebuah perusahaan kuat, dan telah melahirkan banyak orang SUKSES. Orang yang dulunya biasa jadi LUAR BIASA. Yang dulunya cuma Ibu Rumah Tangga tanpa kegiatan, berubah jadi punya penghasilan sendiri dari Oriflame, bisa bantu perekonomian keluarga bareng suami. Dan banyak pula yang dulunya ngantor dengan penghasilan itu-itu aja, kalopun gaji naik, nunggunya 1 tahun baru bisa naik gaji, setelah menjalankan bisnis Oriflame, penghasilannya bisa naik dalam itungan bulan dan dia sendiri yang setting mau penghasilan berapa nih. Jadi, kita kudu yakin dulu BISA SUKSES di Oriflame. Maka Alloh, Tuhan YME akan membimbing kita raih KESUKSESAN itu.
Kadang aku juga selipin nih gambaran kayak begini : Penduduk Indonesia saat ini sejkitar 245 juta jiwa. Tapi yang bergabung di Oriflame, baru 200 ribuan orang. Jadi masih terbuka lebar kesempatan kita untuk ngajak orang-orang sekitar gabung jadi member Oriflame. Rekrut aja dulu sodara kandung. terus tetangga, temen kantor, temen kuliah, temen SMA/ SMP dan SD. Terus bisa juga tuh rekrut temennya sodara, temennya tetangga, temennya temen kuliah, temennya temen SMA/ SMP dan temennya temen SD dan lain-lain, bahkan orang yang baru kita sapa di mall, angkot, bis kota dan tempat publik lainnya. Intinya, siapapun bisa. Yang penting kita harus berani memulai. Butuh list prospek lainnya? Coba lihat list friends di Facebook. Ajakin aja mereka gabung juga di Oriflame. Rejeki nggak akan kemana yah. Udah banyak teman-teman di d’BCN yang membuktikan kok. Nggak peduli mereka masuknya kapan, latar belakangnya, dll…mereka bisa maju karena merekrut orang-orang sekitar.
* Produk Oriflame mahal banget, gimana bisa jualinnya.
Masak sih produk Oriflame mahal? Ada banyak produk impor yang lebih mahal dari Oriflame. Kalo pun masih ada yang bilang mahal, seimbang lah dengan bahan-bahan alami di setiap produk Oriflame. Semuanya berbahan dasar alami dari buah-buahan, tumbuhan dan bunga yang ada di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia juga lho. Tapi nih buatku ya, produk Oriflame bisa jadi ladang rejeki lho. Karena sebagai Consultant ( Anggota ) Oriflame, aku dapet diskon harga member yang tiap produknya pun ada nilai Bonus Point ( BP ). Kalo aku rajin jualan, maka BP nya akan terkumpul banyak dan di akhir bulan dihitung untuk penghasilanku bulan depannya. Kalo pun aku beli untuk pemakaian sendiri sekeluarga, aku juga dapetin tuh penghasilan didalamnya. Jadi manfaat dari produknya dapet, penghasilan pun dapet. Enak banget deh jalanin bisnis Oriflame. Modalnya cukup sebarin katalog bulanan aja kok. Nyebarinnya ke contact list kayak tadi. Aku selipin didalemnya nama ku, no HP dan Pin BB untuk memudahkan mereka menghubungiku utuk memesan produk Oriflame yang diinginkan. Simpel banget kan kalo di awal kita mikirnya gampang jalanin bisnis Oriflame ini. Kini semuanya tergantung kita, mau merangkai jalan SUKSES dari sekarang, atau mau pikir-pikir dulu tapi gak cepetan ACTION, Oriflame udah lengkap banget kok fasilitas penunjang untuk kita jalanin bisnisnya.
Cukup padet kan penjelasanku tentang apa itu Oriflame dan peluang bisnisnya. Semoga bermanfaat dan DO IT NOW OR LESS MORE!
Diana Purwaningsih – Qual. Senior Manager

Wednesday, 4 September 2013

TESTIMONIAL

OKTAVIANUS YUDISTIRA
EXECUTIVE DIRECTOR


Awal ceritanya bagaimana saya bisa bergabung di bisnis luar biasa ini adalah saya diajak oleh bukan hanya 1 orang terdekat saya , melainkan 2 orang sekaligus!
Coba bayangkan, kakak dan mama saya sendiri mengajak saya untuk bergabung di Oriflame. Bagaimana saya bisa mengatakan “tidak”?. Lalu saya coba pikirkan lebih jauh, tidak ada salahnya untuk mencoba, mengisi waktu senggang saya.

Pada awalnya cukup sulit bagi saya untuk menjalankan bisnis ini. Menunjukkan katalog untuk pertama kali saja sepertinya berat sekali, karena saya malu sebagai seorang pria tetapi menjalankan bisnis kosmetik. Bagaimanapun saya tetap mencoba dan memulai langkah awal saya. Klien dan rekrut pertama saya adalah teman baik saya sendiri. Lalu keberanian demi keberanianpun bertambah, dan saya mengadakan OOM pertama saya. Awalnya saya hanya seorang fotografer, dan kakak saya yang membantu melakukan presentasi. Akan tetapi, tentu saja selalu ada yang pertama dari segalanya, sampai di kesempatan selanjutnya saya mencoba menggali bakat terpendam saya sebagai seorang presenter handal.
Saya baru mulai benar – benar percaya dengan Oriflame Opportunity di tahun 2002, yang untungnya saya tidak berlama–lama untuk menyadari bahwa Oriflame adalah bisnis seumur hidup saya. Saya sangat berterimakasih kepada James Gwee yang telah menginspirasi saya, membuka mata saya terhadap peluang bisnis Oriflame yang luar biasa dibandingkan dengan peluang pendapatan lainnya. Jika saja saya dapat memutar balikkan waktu pada saat saya baru bergabung, saya akan menyarankan diri saya sendiri untuk “Percaya pada peluang yang ada mulai dari sekarang!”
Momen paling membahagiakan di karir Oriflame saya adalah saat saya bisa mengajak orang tua saya keliling dunia (menghadiri konferensi – konferensi eksklusif Oriflame). Belum lagi prestasi – prestasi membanggakan, terutama saat menyaksikan member saya banyak sekali yang mendapatkan sejumlah uang yang WOW! dari Oriflame, memiliki kehidupan yang lebih baik, dan dapat mendukung keluarga mereka. Saat kita dapat menjadi salah satu penyebab dari kebahagiaan orang lain, bagi saya, itu adalah suatu hadiah yang sangat berharga.
Target saya 20 tahun yang akan datang adalah menjadi Diamond President Director dan 50% leaders saya sudah menjadi Executive. Saya juga ingin mempunyai beragam investasi dari uang yang saya dapatkan dari Oriflame. Saya tahu bahwa mimpi saya tidak kecil dan mudah untuk diwujudkan.
Oleh karena itu, sejak awal sampai saat ini, saya tetap berusaha semaksimal mungkin dan tidak kenal menyerah.
Begitu banyak leaders yang saat ini hampir menyerah… 
Jadi pesan saya adalah:
Perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan hanyalah sebuah kalimat sederhana“Ayo coba sekali lagi!”
 

Monday, 2 September 2013

Safir Senduk: Oriflame Bisnis Masa Depan


Hari pertama Oriflame’s Director Seminar 2013 yang lalu (23 Februari 2013) amat berkesan, apalagi saat sesinya Perencana Keuangan terkenal Indonesia, Safir Senduk. Beliau menerangkan cara membangun bisnis masa depan.
Dengan pembawaannya yang santai dan seru, Safir Senduk menyampaikan bahwa bagi seorang pegawai atau karwayan biasanya selalu ada tanggal yang ditunggu-tunggu, yaitu tanggal 26. Tanggal di mana terjadi CASHFLOW buat para pegawai. Artinya? Tanggal 26 pagi CASH dapat uang dan 26 sore uang sudah FLOW mengalir membayar ini itu hehehe…
Yang asik adalah jika CASH dan FLOW seseorang bisa menjadi hal yang dapat membantu orang lain. jadi memang ga bisa nih hanya mengandalkan gaji kantoran. Memiliki sampingan berupa bisnis yang suatu saat nanti bisa jadi sebagai penghasilan utama menjadi kewajiban!
Jaman sekarang, makin banyak orang pintar dan teknologi pun semakin canggih. Efeknya penghasilan juga semakin berkembang. Coba yuk bandingkan perkembangan penghasilan dari tahun ke tahun.
Tahun 80an.
Penghasilan orang Indonesia rata-rata 100 US dollar per bulan.

Tahun 2000an.
Meningkat menjadi 200 US dollar per bulan.

Tahun 2010 meningkat menjadi 300 US dollar.
Tahun 2020 meningkat menjadi 500 US dollar per bulan dengan asumsi semua orang bekerja.

Nah, penghasilan para pebisnis Oriflame yang hadir di Director Seminar ternyata rata-rata sudah melebihi penghasilan dari tahun 2020! Artinya dengan berbisnis Oriflame adalah berada di tempat yang tepat, waktu yang tepat, dan kendaraan yang tepat).
Lalu, Safir Senduk mmeberikan patokan untuk dapat memiliki penghasilan besar:
1. Berbisnislah di kota.
2. Lakukan networking. Bertemanlah dengan banyak orang yang bermanfaat.
3. Berbisnislah di bidang yang tepat.

Bisnis apa yang tepat dan bagus selama 5 sampai dengan 10 tahun ke depan?
1. Menjual barang atau direct selling.
Jika sudah berhasil menjual barang, lakukan ekspansi dengan duplikasi misalnya dengan sistem franchise atau membuka cabang. Bayangkan jika satu toko menghasilkan 50 juta maka dengan membuka 6 toko, menghasilkan 300 juta. Dengan cara inilah omset dapat ditingkatkan tanpa mengeluarkan modal.

2. Menjual jasa.
Bisnis ini juga menjanjikan walaupun dengan kelemahan berupa ketergantungan pada tenaga ahli.

Jadi, diantara dua pilihan tersebut? Pilihlah yang pertama!
Lalu , bagaimana memilih perusahaan direct selling yang pas sebagai mitra bisnis?

1. Pilih perusahaan yang memiliki produk berkualitas dan terjangkau.
2. Pilih perusahaan yang memiliki produk bervariatif.
3. Pilih perusahaan yang memberikan fasilitas pengembangan diri dengan gratis.

Hmm.. semuanya sesuai banget yaaa dengan kriteria ORIFLAME?!
1. Produknya berkualitas, karena Oriflame selalu meluncurkan produk dari hasil penelitian sebelumnya selama 3 sd 5 tahun.
2. Produknya bervariatif, mulai dari skin care, body care, toiletries, make up, health care, fragrance aksesoris.
3. Konsultannya selalu dilatih dengan berbagai jenis pelatihan yang diadakan rutin dan gratis.

Ditulis oleh
Peserta Director Seminar 2013
Ita Puspitasari
Director
Penghasilan bulanan rata-rata Rp.4jt/bulan

Mencari 100 Penolakan

Satu yang paling sering diucapkan konsultan Oriflame adalah sulit mencari orang dan takut ditolak…
Nikmati cerita aku berikut ini:
==================
Sharing dari Mr. Nima
Pada saat tahun lalu ada acara Asia Prospecting Day di Bandung.
Ohya sekalian aku ceritakan dulu kredibilitas Mr. Nima yaa.
Dia dibawa langsung dari cabang Iran, dan ditugaskan untuk menumbuhkan
cabang Bandung yg per tahun growthnya cuma 7% dan dipegang oleh dia
selama 1 tahun, langsung berkembang menjadi 60% growth.
Sejak saat itu, dia langsung dipromosikan untuk memimpin cabang Jkt & Bandung
=================
Back to acaraa Asia Prospecting Day di Bandung yaaaa…..
Setiap peserta yang hadir diberikan 2 buah starter kit dan leadernya masing-2
diberikan 3 buah untuk turun ke ‘jalan’ dan mencari orang-orang yang mau bergabung dgn Oriflame.
Bisa dibayangkan situasinya, mungkin dilapangan Gasibu, Bandung, banyak konsultan Oriflame yg mengenakan baju warna senada dan pasang muka senyum, semangat dan menenteng Starter Kit yah
Ada seorang wanita muda yang begitu semangat mencari calon member diawalnya. Dan menghadapi ternyata di lapangan sangat-sangat sulit mencari orang yang mau bergabung di Oriflame. Sudah berkeliling 2 jam hanya penolakan demi penolakan yang dia terima.
Sampe akhirnya dia menyerah. Dan menghadap langsung Mr. Nima
Dia bilang, Pak Nima, saya mengundurkan diri dari Oriflame.
Terminate saja saya pak, saya tidak bisa mencari 2 orang yang bergabung, saya putus asa pak, mungkin disini bukan tempat saya pak dan semua keluh kesahnya dia tumpahkan ke Pak Nima. Intinya dia mengeluh sudah usaha, kok selalu penolakan yang saya terima.
Pak Nima ini emang dasarnya pinter kali yah (menurut aku).
Dia menjawab…
Bu, saya berikan 1 kesempatan lagi untuk ibu mencoba…
Sekarang saya rubah tugas ibu menjadi “Mencari 100 orang yang menolak ibu dalam waktu 2 jam”…apakah ibu sanggup?, tanya Mr. Nima
Ibu itu terkejut.
Dia bertanya, “gak salah nih pak tugasnya?”
“Mencari orang yang menolak itu sudah saya dapatkan sejak tadi pak, tapi saya tidak menghitungnya”, katanya lagi.
“Iya, benar. Kali ini ibu turun ke jalan tetap lakukan dengan penuh semangat, binar-binar dan antusiasme yang sama tapi tujuannya adalah mengumpulkan 100 orang yang menolak ibu”
Akhirnya meskipun dengan rasa bingung, dia tetap turun ke jalan dengan tujuan yang berbeda dari sebelumnya. Dia tertawa kecil dan menganggap tugas ini sangatlah mudah.
Setiap 15 menit dia akan laporkan progress ke Nima.
Hei Nima, sdh 20 nama nih yang menolak aku…
Mr. Nima skrg sdh 35 nama…
Nima terus mendorong ibu tersebut untuk segera mencari 100 namanya…
Nima, guess now, I have 60 names yg menolak aku…
begitu seterusnya sampai tercapailah 100 nama itu dalam waktu yang sangat cepat.
Dengan semangat dia segera melapor ke Mr. Nima akan prestasinya itu.
Sambil menunjukkan goresan-goresan garis sejumlah 100 kepada Nima dan Nima pun pura-pura menghitungnya menjadi 100 garis di kertas ibu itu.
Nima bilang, hebat ibu sudah berhasil menyelesaikan tugas ibu.
“Ohya bu, apakah ada yang tidak menolak ibu dan mau bergabung di Oriflame?”, tanya Nima
Ibu itu menjawab, ya ada 3 nama yang mendaftar dan ada beberapa nama yang minta dihubungi dan diundang ke pertemuan. Saya heran juga kenapa bisa begitu ya, padahal saya fokus kepada mencari penolakan.
Ayo teman-2 kira-2 kenapa jawabannya yaaa?
Jawabannya adalah karena yakin ‘tugas ini gampang banget, and I know I can do it’ dan hasilnya tanpa dia sadari, dia sudah berhasil melawan perasaan ‘takut ditolaknya’ tadi :)
Ini yang namanya 100′s NO Technique dari MR. NIMA
Kuncinya : Mindset kita…pikiran kita…apakah dia melemahkan atau menguatkan action-action kita? Okey…yuuk lanjutkan perjuangan! cari 100 penolakan ;-)

Doris Aminah Nasution, Qualified Senior Diamond Director